Gondang, Sragen – Proses pembelajaran yang hangat dan penuh interaksi terlihat di kelas tunagrahita SLB BC Putra Harapan Gondang, Sragen. Guru pengampu kelas, Amirul Indra Buana Akhar, menerapkan metode pembelajaran interaktif yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik.
Dalam kegiatan belajar mengajar, Amirul Indra Buana Akhar mengajak siswa untuk aktif berpartisipasi melalui permainan edukatif, tanya jawab sederhana, penggunaan media visual, serta praktik langsung. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan fokus, pemahaman, dan rasa percaya diri siswa tunagrahita dalam mengikuti pembelajaran.
Menurut Amirul, pembelajaran interaktif sangat penting bagi siswa berkebutuhan khusus karena mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan tidak membebani. “Anak-anak akan lebih mudah memahami materi jika mereka terlibat langsung dan merasa nyaman di kelas,” ujarnya.
Kegiatan pembelajaran ini mendapat respons positif dari para siswa. Mereka tampak antusias mengikuti setiap aktivitas, berani mencoba, serta menunjukkan perkembangan dalam kemampuan kognitif dan sosial.
Melalui pendekatan yang sabar, kreatif, dan penuh empati, SLB BC Putra Harapan Gondang terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimiliki.